9 Tips Hasilkan Foto Produk yang Memikat Pasar Digital

Image

Gambar dengan kualitas tinggi sangat mendukung penjualan dalam digital marketing. Semakin tinggi kualitas gambar suatu produk, semakin banyak yang tertarik untuk membeli. Untuk menghasilkan gambar berupa foto produk yang berkualitas tinggi, terdapat teknik-teknik dalam pengambilannya.

Berdasarkan penelusuran melalui berbagai sumber, ada 9 teknik pengambilan gambar foto produk, di antaranya:

Memilih kamera yang bekrualitas

Usahakan untuk menggunakan kamera yang berkualitas, seperti DSLR atau mirrorless yang bagus. Bila dana terbatas, gunakanlah kamera ponsel pintar atau smartphone namun pastikan pengambilannya didukung dengan pencahayaan yang cukup sehingga tidak blur. Pastikan juga detail produk bisa terlihat dengan baik

Baca Juga: 5 Gadget Penting untuk Proses FotoP Produk

Pencahayaan yang baik

Cahaya yang terlalu terang ataupun terlalu gelap akan mengaburkan warna dan detail produk. Tanpa sumber cahaya yang baik, sebagus apapun subjek dan lokasi foto, maka hasilnya tidak akan maksimal.

Pencahayan bisa menggunakan sumber cahaya alami dari matahari atau bisa juga pencahayaan dari sumber listrik, seperti lampu. Namun pastikan, cahayanya tidak berlebihan karena dapat menghasilkan foto dengan kontras yang kuat dan sorotan yang sangat terang.

Background putih

Hal ini penting diperhatikan dalam fotografi produk, yakni gunakan background atau  latar belakang foto warna putih. Dikarenakan warna ini netral dan tidak menganggu perhatian. Produk akan menjadi fokus utama dan foto juga mudah disunting

Baca Juga: 3 Rekomendasi Gadget untuk Konten Digital Marketing

Gunakan model

Keterlibatan model sangat membantu dalam menyampaikan pesan dari produk melalui foto. Jika produk berupa pakaian, alangkah baiknya jika model tersebut mengenakannya karena akan menambah daya tarik hingga membuat orang yang melihat membelinya.

Sudut pengambilan gambar

Sudut pengambilan gambar mempengaruhi tampilan produk di mata calon pembeli. Tentunya, sudut pengambilan foto yang pas untuk setiap produk bisa berbeda-beda. Misalnya, produk baju lebih baik difoto dari depan, sendangkan pengambilan foto makanan sebaiknya diambil dari atas.

Tripod untuk hasil gambar yang konsisten

Dengan menggunakan tripod, proses pengambilan foto akan lebih mdah karena lensa benar-benar telah dalam posisi terbaik dalam membidik objek. Bayangkan jika pengambilan gambar menggunakan tangan, jika pengambilan foto dilakukan dalam jumlah banyak, maka rasanya akan sangat melelahkan.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Gadget untuk Konten Digital Marketing

Menggunakan berbagai style

Salah satu style atau gaya untuk pengambilan gambar adalah flat  lay dengan memperhatikan estetika produk. Namun, jangan sampai aksesori dan latar belakang terlalu mengganggu fokus produk yang akan difoto. Pastikan objek tetap menjadi elemen utama dalam foto.

Hindari juga menggunakan properti foto yang tidak relevan atau tidak menambah nila apapun pada produk. Pastikan juga foto produk tidak memiliki pantulan atau refleksi yang menganggu.

Eksplorasi Berbagai Lokasi

Jika produk yang akan dijual memiliki warna yang cocok dengan alam, pilihlah likasi alam sebagai latar belakang. Sama halnya jika sebuah produk adalah barang-barang rumah tangga, sebaiknya di foto di lingkungan rumah.

Baca Juga: 5 Teknik Foto Produk Pakai Smartphone Buat Pikat Pembeli

Edit Foto

Usahakan foto produk terlihat natural meski telah disunting. Jangan lupa tambahkan watermark agar orang lain tidak bisa menggunakannya lagi. Selain itu, compress atau perkecil foto sebelum diunggah ke website e-commerce atau media sosial.